Cari Blog Ini

blog walk

Senin, 31 Mei 2010

MEMBUAT EFEK MIRROR COLOR


MEMBUAT EFEK MIRROR COLOR
By : PDR

21
Langkah pertama buatlah file baru dengan memilih File > New, kemudian akan muncul  kotak dialog New  isikan kotak Weight  dan Height sesuai ukuran yang anda kehendaki. Sebelum mengubah Weight dan Height ubah dulu satuan ukurnya misal pixels, cm, inches dll. Pada tutorial ini saya mengisikan Weight 720 pixels dan Height 340 pixels. Jika gambar tersebut akan dicetak ubah Resolution menjadi  300 dpi (pixels/inch),apabila hanya digunakan untuk wallpaper PC cukup 72 dpi.
Photobucket
Ubah warna file baru tersebut yang tadinya putih menjadi hitam dengan memilih Edit > Fill (shift+F5), akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini :
1
Ubah use menjadi Black . jika ingin mengubah warna yang lain sesuai selera  pilih color.
Pilih Type tool (gambar huruf T pada Toolbox Photoshop)  atau tekan huruf T pada keyboard. Akan muncul perubahan di tool bar (header photoshop) seperti berikut ini :
2
Ubah jenis huruf menjadi Arial Black. Mengapa Arial Black?.............koq g’ yang laen…………
Alasanya : karena huruf arial black bentuknya tebal, dicoba aja….
Kemudian ubah warna hurufnya menjadi putih dengan mengeklik kotak warna hitam di tool bar photoshop (header photoshop), maka akan muncul kotak dialog :
3
Klik dipojok kiri atas, yang berwarna putih. Atau kalau kesulitan tinggal ubah aja nilai RGB.
R : 225, G : 225, B : 225, (nilai ini mewakili warna putih).
Kemudian klik background warna hitam tadi. Akan muncul sebuah kursor sebagai awalan untuk menulis, tulis kata yang anda inginkan, kemudian klik Move Tool untuk mengakhiri penulisan.
4
Perbesar kata yang kita tulis tadi dengan memilih Edit > Free Transfom ( ctrl + T ). Kemudian drag untuk memperbesar kata tersebut ( perbesar sesuai keinginan anda ).
Kemudin pilih Filter > Noise > Add Noise. Akan mincul kotak dialog sbb :
5
Ubah nilai Amount 80% , nilai ini tidak harus 80% bisa diubah sesuai selera anda mie selera rakyat.
Langkah selanjutnya pilih Filter > Stylize > Wind, akan muncul kotak dialog lagi :
6
Langsung aja klik OK GPL (g’ pake lama)………
Klik Filter > Wind ( ctrl + F ). Mengapa dilakukaan wind sampai 2 kali?????
Jawabanya:  untuk memperpanjang coretan hasil wind.
7
Selanjutnya pilih Image > Rotate Canvas > 90 derajat CW , pilih Filter > Wind ( ctrl + F ) dua kali.
8
Ulangi langkah wind hingga didapat seperti berikut :
9
Pilih Layer > Layer Style > Blending Option atau doubel klik pada layer yang aktif atau bisa juga klik fx
10
Pilih Gradient Overlay dan ubah warnanya sesui keinginan kita sak karepe dewe.
11
Pindahkan letak  layer PUEDAR copy menjadi di bawah layer PUEDAR :
12
Kemudian copy layer PUEDAR ,caranya klik kanan pada layer PUEDAR lalu klik duplikat layer. Atau drag layer PUEDAR ke simbol create a new layer.
13
Munculah 7 bidadari layar baru PUEDAR copy 2.
14
Balik layer PUEDAR COPY 2, caranya pilih Edit > transform > Flip Vertikal.
Dan hasilnya……….Tara……….
15
Jangan puas dulu ya…….
Berikutnya pilih layer > layer > Reveal All atau klik add layer mask
16
Kemudian klik Gradiant Tool pada Toolbox Photoshop atau  tekan huruf G pada keyboard . pilih warna putih hitam.
17
Drag dari atas ke bawah
18
Ubah opacity 65% atau sesuai selera anda.
19
Langkah terakhir adalah menggabungkan semua layer klik Layer > Flatten Image.
20
Dan……… hasil akhirnya :
21



SELAMAT MENCOBA


RHOMA IRAMA

Raden Oma Irama yang populer dengan nama Rhoma Irama (lahir di Tasikmalaya, 11 Desember 1946; umur 63 tahun) adalah musisi dangdut dari Indonesia yang berjulukan "Raja Dangdut".
Pada tahun tujuh puluhan, Rhoma sudah menjadi penyanyi dan musisi ternama setelah jatuh bangun dalam mendirikan band musik, mulai dari band Gayhand tahun 1963. Tak lama kemudian, ia pindah masuk Orkes Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk band sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973 mulai berkibar. Bersama grup Soneta yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah memperoleh 11 Golden Record dari kaset-kasetnya.
Berdasarkan data penjualan kaset, dan jumlah penonton film- film yang dibintanginya, penggemar Rhoma tidak kurang dari 15 juta atau 10% penduduk Indonesia. Ini catatan sampai pertengahan 1984. "Tak ada jenis kesenian mutakhir yang memiliki lingkup sedemikian luas", tulis majalah TEMPO, 30 Juni 1984. Sementara itu, Rhoma sendiri bilang, "Saya takut publikasi. Ternyata, saya sudah terseret jauh."
Rhoma Irama terhitung sebagai salah satu penghibur yang paling sukses dalam mengumpulkan massa. Rhoma Irama bukan hanya tampil di dalam negeri tapi ia juga pernah tampil di Kuala Lumpur, Singapura, dan Brunei dengan jumlah penonton yang hampir sama ketika ia tampil di Indonesia. Sering dalam konser Rhoma Irama, penonton jatuh pingsan akibat berdesakan. Orang menyebut musik Rhoma adalah musik dangdut, sementara ia sendiri lebih suka bila musiknya disebut sebagai irama Melayu.
Pada 13 Oktober 1973, Rhoma mencanangkan semboyan "Voice of Moslem" (Suara Muslim) yang bertujuan menjadi agen pembaharu musik Melayu yang memadukan unsur musik rock dalam musik Melayu serta melakukan improvisasi atas aransemen, syair, lirik, kostum, dan penampilan di atas panggung. Menurut Achmad Albar, penyanyi rock Indonesia, "Rhoma pionir. Pintar mengawinkan orkes Melayu dengan rock". Tetapi jika kita amati ternyata bukan hanya rock yang dipadu oleh Rhoma Irama tetapi musik pop, India, dan orkestra juga. inilah yang menyebabkan setiap lagu Rhoma memiiki cita rasa yang berbeda.
Bagi para penyanyi dangdut lagu Rhoma mewakili semua suasana ada nuansa agama, cinta remaja, cinta kepada orang tua, kepada bangsa, kritik sosial, dan lain-lain. "Mustahil mengadakan panggung dangdut tanpa menampilkan lagu Bang Rhoma, karena semua menyukai lagu Rhoma," begitu tanggapan beberapa penyanyi dangdut dalam suatu acara TV.
Rhoma juga sukses di dunia film, setidaknya secara komersial. Data PT Perfin menyebutkan, hampir semua film Rhoma selalu laku. Bahkan sebelum sebuah film selesai diproses, orang sudah membelinya. Satria Bergitar, misalnya. Film yang dibuat dengan biaya Rp 750 juta ini, ketika belum rampung sudah memperoleh pialang Rp 400 juta. Tetapi, "Rhoma tidak pernah makan dari uang film. Ia hidup dari uang kaset," kata Benny Muharam, kakak Rhoma, yang jadi produser PT Rhoma Film. Hasil film disumbangkan untuk, antara lain, masjid, yatim piatu, kegiatan remaja, dan perbaikan kampung.
Ia juga terlibat dalam dunia politik. Di masa awal Orde Baru, ia sempat menjadi maskot penting PPP, setelah terus dimusuhi oleh Pemerintah Orde baru karena menolak untuk bergabung dengan Golkar. Rhoma Sempat tidak aktif berpolitik untuk beberapa waktu, sebelum akhirnya terpilih sebagai anggota DPR mewakili utusan Golongan yakni mewakili seniman dan artis pada tahun 1993. Pada pemilu 2004 Rhoma Irama tampil pula di panggung kampanye PKS.
Rhoma Irama sempat kuliah di Universitas 17 Agustus Jakarta, tetapi tidak menyelesaikannya. "Ternyata belajar di luar lebih asyik dan menantang," katanya suatu saat. Ia sendiri mengatakan bahwa ia banyak menjadi rujukan penelitian ada kurang lebih 7 skripsi tentang musiknya telah dihasilkan. Selain itu, peneliti asing juga kerap menjadikannya sebagai objek penelitian seperti William H. Frederick, doktor sosiologi Universitas Ohio, AS yang meneliti tentang kekuatan popularitas serta pengaruh Rhoma Irama pada masyarakat.
Pada bulan Februari 2005, dia memperoleh gelar doktor honoris causa dari American University of Hawaii dalam bidang dangdut, namun gelar tersebut dipertanyakan banyak pihak karena universitas ini diketahui tidak mempunyai murid sama sekali di Amerika Serikat sendiri, dan hanya mengeluarkan gelar kepada warga non-AS di luar negeri. Selain itu, universitas ini tidak diakreditasikan oleh pemerintah negara bagian Hawaii.
Sebagai musisi, pencipta lagu, dan bintang layar lebar, Rhoma selama kariernya, seperti yang diungkapkan, telah menciptakan 685 buah lagu dan bermain di lebih 10 film.
Pada tanggal 11 Desember 2007, Rhoma merayakan ulang tahunnya yang ke 61 yang juga merupakan perayaan ultah pertama kali sejak dari orok, sekaligus pertanda peluncuran website pribadinya, rajadangdut.com.